Pages

Showing posts with label training plan. Show all posts
Showing posts with label training plan. Show all posts

2016 !

Monday, 4 January 2016

Happy new year 2016 !!
Ga kerasa udah ganti taun lagi, 2015 sudah seperti terbang melesat saja..hehe

Sebelumnya, sorry kalau bulan kemarin tidak ada posting apapun disini.. memang di satu sisi, setelah Jakmar di bulan Oktober lalu, saya memutuskan untuk "off-season" dulu hingga akhir tahun. Beberapa event seperti Bajak Jakarta pun tidak saya ikuti. 

2 bulan terakhir ini pun saya putuskan untuk mulai working out untuk ngebentuk badan dulu, karena saat training plan untuk Jakmar kemarin saya cukup banyak menguras energi dan mungkin otot, apalagi pas race day nya. Memang dari sisi berat badan kemarin sempet turun banyak juga bahkan sampai ke angka yang sudah lama tidak saya capai. Setelah berdiskusi dengan beberapa rekan yang sering nge-gym di tempat kerja saya, saya pun mulai kegiatan angkat beban untuk get-in-shape ini, sekalian ngisi waktu off-season ini.

Pagi ini juga iseng buka web Ayo Lari (sebelumnya marilari) dan sudah banyak juga jadwal lomba yang keluar buat 2016 ternyata. Beberapa event yang saya tandain seperti Sentul Half Marathon (Semar), Pocari Sweat Run Jakarta sudah ada tanggal event nya. Nanti saya mau coba cek dengan schedule rotasi kerja dulu, siapa tau ada yang nyangkut buat kita daftarin dan pecahkan PB-nya lagi!

Anyway, kalau nanti posting di blog nya aga menyimpang ke body workout, mohon dimaklumi dulu yaaa..hehee

#marilari


Read more ...

Jakarta Marathon 2015 : Mission accomplished !

Monday, 2 November 2015


Setelah event selesai 25 Oktober kemarin, dan dengan segala keseruan dan kesibukan saya pada seminggu ini, akhirnya saya bisa post update dari Road to Jakmar 2015 dengan hari-H nya sendiri

Latihan 5 bulan pun akhirnya harus dibuktikan, dan 25 Oktober adalah saatnya. Race Pack untuk Jakmar saya ambil pada hari pertama pengambilan Race pack nya di Balai Kartini. Dokumen yang diperlukan sudah saya siapkan sejak jauh hari, surat keterangan dokter pun saya bikin di Site Clinic tempat kerja di Papua saja...beres deh...

Berhubung saya datang pagi, keramaian dan antrian yang setelahnya saya dengar dari teman-teman ngga saya alami. Pengambilan BIB nya juga unik karena antrian nomor dan kaos dibedakan. Mungkin ini untuk menghindari potensi orang ngantri gara-gara milih atau nanya soal kaos, karena seperti yang sudah dijelaskan di website nya, pada saat pembagian kaos, warna tidak bisa milih dan size sesuai dengan pendaftaran. Saya sendiri dapat kaos warna biru...warna JakMar banget dan warnanya pun ngga terlalu mencolok kaya warna merahnya.

BIB 21483 pun di tangan. Sempat juga ketemuan dengan beberapa rekan dari group Kaskus Runner, namun karena waktu dan keperluan lain, saya pun ngga lama-lama disana. Oiya, disana kebetulan digelar juga event Sport Expo yang dihadiri beberapa tennant / brand seperti Adidas, Garmin, dan toko Suka Outdoor. Disini saya akhirnya membeli GU Gel dan kaos kaki Balega (one of my favourite so far..) buat race day nanti.

Selesai urusan BIB, selanjutnya ya persiapan peralatan perang...hehehe.. lebay ah.. Ngga lah, ngga segitunya. Honestly, dalam urusan berlari, saya termasuk orang yang minimalis. So far kurang berminat sama yang namanya botol minuman, topi, apalagi sampe pake hydration vest.. its a no no no...Celana pun lebih suka pakai yang kalo kata orang, celana gemes yang pendek.. Untuk kaos, berhubung kaos JakMar saya dapat H-3, kayanya udah ngga sempet lagi kalau mau dipakai untuk menghindari potensi nipple chaffing pas hari-H. Dengan pertimbangan ini, saya pun akhirnya putuskan buat pakai singlet Indorunners aja, pertimbangan lain, biar para tukang jepret mau motret saya karena dikira member Indorunners..hahahaa

Ini list nya:

1. Tech Singlet NB IndoRunners
2. Celana Adidas Climacool (ngga jadi pakai NB di foto karena takut paha lecet...)
3. Kaos kaki Balega Ultralight No-Show
4. Saucony Type A6
5. Kacamata hitam Oakley made in Blok M (tapi ini pakai lensa minus lho...)
6. Spibelt Tokolari
7. Garmin FR225
8. GU Gel 2 bungkus

Hari Sabtu saya luangkan buat rileks sama istri sambil menginap di hotel dekat Monas. Carbo loading pun dilakukan di Pizza Hut dekat hotel dan lumayan mengenyangkan perut lah. Dari booklet yang didapat dari race pack dan update di web Jakarta Marathon nya, Race Camp atau area Start sudah bisa diakses 2 jam sebelum start alias jam 3 pagi. Berhubung monas hanya sejarak jalan 10 menit, saya pun memutuskan buat tiba di Monas jam 3:30an saja lah. Jadi masih ada spare  1 jam lebih buat warm up atau jaga-jaga kalau ada kendala. Setelah tidur yang cukup, alarm pun sukses membangunkan saya jam 3an. Mandi air hangat dan segera berpakaian sambil memastikan kembali ngga ada yang ketinggalan, saya pun jalan ke Monas. Di perjalanan, jujur saya agak-agak takut kalau kaos saya ini menimbulkan masalah dan tidak boleh masuk, walaupun kalau kata temen-temen ngga pernah ada masalah koq soal kaos, yang penting BIB jangan ketinggalan.

3:30
Tiba di Monas, ternyata lokasi masih sepi! bahkan kita belom bisa masuk ke area start. Yang begini nih dalam hati saya sangat disayangkan. ketika hampir jam 4, gate pun baru dibuka. Saya pun segera masuk dan menuju ke garis start. Di garis start, para Marshall sudah berbaris dengan membawa sign untuk memisahkan barisan Full Marathon, Half Marathon, 10K dan 5K. Segera saya melakukan dynamic warm up dan beberapa pemanasan lain.

4:45
15 menit menjelang jam 5, para pelari sudah mulai memenuhi kotak-kotak start masing-masing kategori. Saya pun segera berbaris di kotak Half Marathon. Yang menjadi MC di acara tersebut adalah Melanie Putria dan seorang cowo yang namanya ngga disebut-sebut juga sampai start dimulai. Seperti biasa, ritual yang wajib dilakukan pada event lari adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dan sekali lagi disayangkan, musik pengiringnya ngga nyala! Jadilah saya dan belasan ribu peserta lainnya ber-accapella ria.. yah tetap lah lagu kebangsaan kita ini memang memanaskan suasana saat itu juga

5:00
Kategori Full Marathon dilepas! Disini adrenaline makin meningkat.. this is it.. its on...its on, saya ulang kalimat tersebut untuk menyemangati diri. Tidak sampai 10 menit setelah kategori FM dilepas, kami pun segera di-count down...

START !

Bergerak diantara kerumunan orang yang malah sibuk selfie di depan garis start bukanlah hal yang menyenangkan. Yang pasti, setiap beberapa saat, saya melirik ke jam untuk memastikan saya tidak overspeeding, sebuah fenomena yang umum terjadi saat perlombaan dimulai. Pace terlihat di angka kisaran 5:30 - 5:45 min/km, saya pun membandingkan dengan effort yang saya keluarkan dan saat itu pun enteng sekali. Walaupun di KM awal saya tidak berniat untuk lebih cepat, sekalian untuk memanaskan badan dulu, paling tidak di 2 KM pertama

KM 1 - 7
Rentang 7 km ini adalah dari garis start, menyusuri jalan Gajah Mada hingga ke Jembatan di Kota Tua alias Museum Fatahillah. Disini cuaca masih sangat bersahabat, dan jalanannya relatif turunan sehingga pace bisa dijaga dengan baik. Effort easy-medium masih bisa saya jaga disini. Beberapa adrenaline booster saat itu adalah sewaktu beberapa pelari elite 10K dengan mudahnya melewati rombongan peserta HM. Jalanan saat itu masih sepi, walaupun polisi tampak mulai kerepotan mengatur beberapa persimpangan yang mulai dipenuhi antrial mobil.

So far, great start lah untuk first one-third ini, disini pun saya melewati Pacer 2:00 untuk HM...wow... di tangan nih sub-2 pikir saya!

KM 8 - 14
Arah balik dari Kota Tua hingga sekitaran Masjid Istiqlal ini agak lumayan effortnya, karena kebalikan dari arah sebelumnya, jalanannya agak menanjak. Saya berusaha tetap menjaga cadence dan stride agar ngga terlalu membuang tenaga. Setiap Water Station yang ada tidak pernah saya lewatkan untuk rehidrasi. Yang agak disesalkan adalah proporsi Pocari Sweat dengan air mineral malah banyakan Pocari-nya. Memang mereka sponsor sih, cuma kebanyakan pelari lain pun jadinya rebutan air putih begitu WS-nya menyediakan.
Di depan Halte Busway Harmoni menuju Juanda, effort mulai berasa medium. Walaupun napas masih terkontrol tapi kaki mulai agar panas juga. Area Calf yang saya khawatirkan menegang, so far masih belum menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Di rentang ini panitia sudah mulai menyediakan sponge berisi air dingin, tepat sekali yang saya butuhkan, langsung saya basahi leher dan punggung saya...brrrrrr... segar lagi rasanya. Setelah Istiqlal pun saya melewati seorang teman saya yang mengambil FM.

KM 15 - 21
The hell miles.... secara garis besar, rute nya sederhana aja, Monas puter balik di Bunderan HI dan balik ke Monas. Tapi iniiii...rasanya kaya ngga selesai-selesai! Seperti training saya sebelumnya, KM ini belum pernah saya lakukan, walaupun dalam sesi long run. Dan jujur, mental lumayan goyang.. antara ngga pede, sama emosi karena sudah berasa dekat finish.. Kaki pun jadi terasa wasted banget.
Kondisi ini makin diperparah dengan kehadiran side stich..! Sepertinya saya terlalu banyak minum Pocari ini..terpaksa saya turunkan pace sampai ke 6:30, dengan pertimbangan toh tadi sudah 2/3 rute saya diatas average pace. Setelah side stich mereda, saya pun berusaha menaikkan pace lagi, untungnya di KM akhir ini banyak sekali klub dan komunitas lari yang menjadi sukarela dan menyemangati kita. Beberapa kali mental teriak untuk jalan sebentar, namun tidak saya hiraukan. Ini adalah perjuangan kaki yang mulai lelah dan mental melewati KM akhir. Yang saya dahulukan adalah menenangkan mental saya, mencoba rileks, menikmati pemandangan & keramaian sekitar, which is worked well.

The final stretch, Monas sudah kelihatan, saya pun maksimalkan tenaga yang ada, sambil tetap menjaga agar ngga kebablasan dan collapse..

FINISH...!

Saya pun mempause jam GPS dan sesaat setelahnya tampil rekor Half Marathon baru yaitu 1:59:24!! Belum bisa berpikir jauh, saya segera mengambil pisang dan pocari untuk refreshment, lalu melakukan cold stretching. Calf dan paha saya sudah tegang ngga karuan..hehehee

Sisa hari itu pun saya habiskan dengan istri dan tidak memikirkan JakMar dulu. At least sampai official timing nya keluar.

Yang ditunggu akhirnya direlease, official timing Jakarta marathon saya:

Finish Time 1:59:47
Net Time 1:58:56

Mission accomplished.. training berbulan-bulan terbayar sudah.. Saya berhasil membuktikan kalau manusia bisa menembus batasan dirinya dengan cara yang tepat, dan bagi saya, itu adalah soal berlari.

Jakarta Marathon sudah saya amini sebagai race terakhir untuk 2015. Jadi ini akan menjadi bulan-bulan off season buat saya, dan akan saya manfaatkan untuk bulking dan strengthening fisik saya dulu.

Pain is temporary, pride is forever.






Read more ...

Long Run - Medium Effort 1:30:00

Tuesday, 29 September 2015



Salah satu sesi long run terakhir sebelum dinas kembali minggu ini. Saya belum menembus waktu 1:30:00 ini untuk mengkondisikan badan dengan durasi "kira-kira" segitu, karena target PB adalah sub-2.

Beberapa progress yang saya dapat dari sesi ini adalah, saya berhasil me-manage endurance saya dengan average heart rate pada zona Aerobic, kelihatannya jarang sekali menyentuh lower Treshold, dan pace average dibawah 6 min/km.

Dari perhitungan Race Calculator yang pernah saya lakukan, at least pace flat 5:40 harus bisa saya lalukan untuk sub...nearly 2:00:00

Well, masih ada minggu sesi training sebelum taper week untuk melihat sedekat apa saya dengan target PB Jakmar saya ini.

Read more ...

Road to Jakmar 2015 : Hello July...

Tuesday, 30 June 2015



Ngga kerasa sudah mau bulan Juli.. dan bulan kemarin pun berlalu karena saya jalan-jalan ke Tokyo :) Training Plan pun terbelengkalai dan kendor, tapi ngga apa-apa lah.. toh saya juga bukan atlit toh..hehe

Barusan juga saya pun mencoba develop training plan untuk bulan ini, mumpung juga rota kerja kali ini adalah 4 minggu sehingga semoga training plan ini bisa saya ikutin. 2 minggu pertama saya akan fokus untuk building base (kembali) karena sudah kendor bulan kemarin. Hal ini juga perlu saya antisipasi saat cuti nanti bulan Agustus, kalau ngga ya masa tiap 2 bulan sekali "building base" terus. Anyway, ini kita pikirin nanti deh.

Setelah 2 minggu building base, saya mulai masukin speed work seperti interval training. Kalau memungkinkan, nanti akan saya modif lagi dengan memasukkan hill-repeat sih. Long run juga masih saya fokuskan di angka 10 - 14 km dulu. Soalnya karena keterbatasan tempat lari kalau lagi di papua, lari 10 km aja "berasa: bosennya, apalagi tambah sampai 14 km...sekali lagi, we'll see

Dari 2 sesi lari kemarin & hari ini, sebenernya base saya ngga jatuh-jatuh amat walaupun bulan kemarin sedikit larinya. Untuk 5K di sub 30 masih oke aja sih rasanya, cuma tetep aja saya masukkan building base ini 2 minggu untuk re-conditioning psikologi saya.

Stay tuned dan #marilari
Read more ...

Low slow mileage

Friday, 5 June 2015
Sejak senin kemarin saya kembali ke jakarta untuk menjalani masa cuti seperti biasa sebagai bagian dari rutinitas pekerjaan saya. Ngga ada yang spesial, namun memang minggu ini benar-benar slow week buat saya.

Diawali dengan rasa gatal yang menyerang bagian kaki saya...guatell buangett.. betis, tulang kering, paha semua dipenuhi bentol-bentol merah. Kayanya ini yang suka orang bilang biduren / biduran kali ya. Obat gatal plus bedak Salicyl pun sukses menghiasi kaki saya. Minggu ini pun saya baru mengantongi 6KM Easy Run kemarin. Seperti yang sudah diperkirakan, ini badan rasanya berat banget. Untuk lari 6:10 min/km aja ngos-ngosan.

Ditambah lagi, pola makan yang serba bebas pas cuti begini, mulai dari jajanan sampai nasi kebuli masuk semua dehhh.. saya ngga mau nimbang sudah naik berapa kg, yang jelas pasti saya mulai gaining weight. Saya pun belum merampungkan Training Plan untuk HM Jakarta Marathon nanti..huhuhu.. anyway, untuk training plan ini, saya memang sudah proyeksikan untuk efektif per minggu ke empat Juni karena awal hingga pertengahan Juni saya akan berlibur dengan istri saya.

Untuk sementara waktu, saya coba untuk enjoy my vacation dulu kali yah.. kalau memang harus kembali ke Base Building nantinya ya no problem lah..toh waktunya masih panjang kan ke JakMar 2015....


Read more ...

Road to Jakmar 2015 : training plan anybody ?!?

Monday, 25 May 2015
Jadi setelah schedule rotasi kerja sudah ok, pendaftaran half marathon buat Jakmar 2015 pun sudah saya lakukan. Berikutnya ? ya idealnya sih bikin training plan nih.. Nah ini nih yang sampai hari ini masih belom tau caranya, ditambah lagi beberapa website running di kantor keblokir pula :( Jadilah terbatas banget nih referensi saya

Salah satu web yang saya temukan baru web ini yang lumayan menjelaskan konsep membuat training plan. Kalau kita buka website seperti Runners World, mereka bahkan menawarkan jasa pembuatan Training Plan dengan biaya tertentu. Bahkan sebenarnya pun saya bisa aja buka Nike+ Coach dan set up training plan dari situ.

Alasan kenapa saya tidak menggunakan beberapa cara diatas adalah karena saya ingin membuat atau memiliki plan yang do-able (bisa dilakukan) sesuai dengan kondisi who-i-am saya.

Maksudnya ?....

Saya kan suami orang...

Saya kerja dinas rotasi

Saya bukan atlit..

Saya juga punya kesibukan lain...

Nah, itu baru sebagian pertimbangan aja yang terlintas, yang jelas training plan yang saya mau buat harus disesuaikan dengan kehidupan saya dong.. bukan berarti membuat training plan seperti menjalani dunia lain yang berbeda dari fakta-fakta yang saya tulis diatas, tapi apa gunanya kita punya training plan, kalau pada akhirnya kita cuma akan men-skip beberapa sesi karena harus arisan, menghadiri kondangan, sunatan, belanja bulanan dll? 

Got the point kan ?

Nah jadi saya pun memutuskan untuk membuat training plan sendiri. Maksudnya bukan bikin sendiri secara fisik sendirian, saya berencana untuk konsultasikan dengan beberapa rekan di forum yang saya anggap lebih sepuh dalam dunia lari. Sendiri maksudnya yang benar-benar fits my life.

Umumnya, training plan dibuat dalam hitungan 12 minggu (3 bulan) dengan konfigurasi yang tipikal seperti ini:


Week
Mon
Tue
Wed
Thu
Fri
Sat
Sun
TOTAL
1 (Hard)
3 miles
Rest Day
3 miles
5 miles
3 miles
Rest Day
7 miles
21 miles
2 (Easy)
2 miles
Rest Day
2 miles
4 miles
2 miles
Rest Day
5 miles
15 miles
3 (Hard)
3 miles
Rest Day
4 miles
6 miles
4 miles
Rest Day
9 miles
26 miles
4 (Easy)
3 miles
Rest Day
3 miles
5 miles
2 miles
Rest Day
6 miles
19 miles
 
 Dari sini saya akan mencoba mendetailkan lagi weekly plannya menjadi seperti ini:

2 hari rest day (cross train) untuk recovery
1 hari long run
1 hari speed work (interval, tempo run, fartlek, hill dll)
3 hari easy run dengan 1 kali stride training

Ini niatannya, alhasil yang bisa saya buat untuk mulai bulan Juni adalah kaya begini :


Berhubung bulan depan saya dan istri akan pergi pelesiran, makanya akan ada sesi kosong tanpa training dari tanggal 10 - 19 Juni yang otomatis akan mempengaruhi mileage bulanannya. Highlight kuning menunjukkan tanggal saat saya cuti di Jakarta dan sebaliknya untuk yang hijau, dan saat saya sedang dinas kerja lah dimana saya bisa lebih sering berlari dibanding waktu cuti. Pada waktu saya di Jakarta pun, saya tidak akan menambahkan sesi lari pada Sabtu dan Minggu karena aktifitas rutin di rumah.

Ini lah training plan saya, sesuatu yang saya rencanakan, saya ukur, saya atur sesuai dengan kehidupan saya. Dengan training plan seperti ini, saya tidak akan merasa hidup saya "terenggut" oleh latihan saya, dan tidak akan merasa under training atau over training karena misalnya kejar setoran pas masa dinas. Kembali lagi, saya ini bukan atlit, bukan mau ngejar podium. Tapi training untuk PB yang realistis...ini target saya :))

Semoga ini training plan bisa kelar dalam minggu ini, jadi efektif 1 Juni nanti saya bisa mulai fokus untuk Jakarta Marathon.

Beberapa referensi yang bisa dibaca terkait training plan:

How can you create your own training plan
How to be your own training coach
How to balance marathon training with life -- yang ini aga panjang artikelnya




 



 



 
Read more ...

Jakarta "Half" Marathon 2015 : let the training begin !

Friday, 22 May 2015
 

yaaa yaaa... sesuai judulnya, setelah kegalauan dan pertimbangan sana sini.. akhirnya saya pun mendaftar Jakarta Marathon 2015 untuk jarak Half Marathon :))

Kenapa ??

Sederhana aja.. motto saya.. love your pace, love your distance. Hingga hari ini, saya memang belum pernah berlari marathon, yang sudah hanyalah 2 kali HM liar (istilah yang digunakan di forum Kaskus Runner) dengan catatan waktu yang begitulah.

Di satu sisi, saya pun entah kenapa sudah meneguhkan hati untuk belum berlari marathon di tahun ini. Bagaimana ya mengatakannya, saya berusaha sebisa mungkin untuk menginstankan perjalanan lari saya. Saya ngga bilang kalau instan itu salah atau jelek, itu preferensi, dan ada juga orang yang sukses dengan metode instan. Tapi mungkin bukan saya.. saya adalah orang yang menghargai proses. Bagi saya, proses menuju suatu tujuan kadang lebih menyenangkan dari pada tujuannya itu sendiri. Dan untuk melewati perjalanan menuju Half Marathon... the proper half marathon.. dan langsung ke marathon, koq rasanya nanti jadi ngga lengkap ya?!

Sama seperti saat kemarin Nutrilite, mengambil jarak 5K bagi saya seperti berkata iya, anda sudah bisa lari 5K, tapi lari yang kaya gimana ??, makanya saya pun putuskan untuk melakukan sesuatu yang all out bahkan untuk jarak sependek 5K

Sekali lagi, ini kembali ke preferensi dan tujuan lari kita  masing-masing ya, ada orang yang memang memutuskan untuk berlari sejauh-jauhnya, mengukur endurance dan sejauh mana seorang manusia bisa dipaksa dalam hal berlari. Saya pun mengacungi jempol untuk rekan-rekan yang sudah bisa lari dengan jarak yang belum pernah saya capai, dan itu yaaa ngga salah kan ? itu lah maksudnya preferensi.

Kembali ke topik, saya pun ambil jarak Half Marathon dengan satu motivasi, yang sama seperti saat Nutrilite kemarin.. Personal Best ! Yup.. saya masih belum tentukan target PB, namun mungkin somewhere between 02:10:00 hingga sub 02:30:00. Cukup realistis kan ?!?

 Yang saya belum tahu juga, training plan nya nih... Gampangnya sih tinggal buka aplikasi Nike+ dan join Nike Coach-nya. Namun fitur ini kurang fleksibel menurut saya, karena ya saya kan bukan atlet.. saya juga harus kerja, ngurus rumah, jalan sama istri dll. Semoga dalam beberapa hari sudah ada pencerahan atau contoh training plan yang bisa didownload dan diikuti mulai minggu depan.


love you pace, love your distance... lets go Jakmar 2015 !

 

 



Read more ...